Browse By

Industri Mobil Listrik Subang Menggeliat: 616 Warga Lokal Resmi Direkrut BYD dan VinFast

SUBANG, Zetta News. – Kabupaten Subang mulai memetik buah dari investasi besar di sektor kendaraan listrik (EV). Data terbaru dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang menunjukkan bahwa dua raksasa otomotif dunia, BYD dan VinFast, telah menyerap ratusan tenaga kerja lokal asal Subang untuk mendukung operasional mereka di Jawa Barat.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, mengungkapkan bahwa hampir 50 persen total tenaga kerja yang direkrut oleh kedua perusahaan tersebut berasal dari wilayah Jawa Barat. Hal ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah dan pengurangan angka pengangguran di level lokal.

Rincian Penyerapan Tenaga Kerja BYD di Jawa Barat

Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan SDM regional. Berdasarkan data per April 2026, BYD telah merekrut tenaga kerja dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat dengan rincian sebagai berikut:

  • Subang: 299 orang (Terbanyak)
  • Karawang: 220 orang
  • Bekasi: 144 orang
  • Purwakarta: 112 orang
  • Bandung: 91 orang
  • Cirebon: 75 orang
  • Indramayu: 63 orang
  • Kuningan: 50 orang
  • Majalengka: 28 orang
  • Bogor: 19 orang

Selain dari Jawa Barat, BYD juga merekrut sebanyak 937 tenaga kerja dari luar provinsi guna memenuhi kebutuhan spesialisasi teknis yang lebih luas.

VinFast Perkuat Dominasi Pekerja Asal Subang

Sementara itu, produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, tercatat menyerap tenaga kerja lokal Subang dalam jumlah yang lebih tinggi dibandingkan BYD. Berikut adalah sebaran tenaga kerja VinFast di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya:

  • Subang: 317 orang
  • Karawang: 84 orang
  • Bekasi: 63 orang
  • Purwakarta: 51 orang
  • Bandung: 32 orang
  • Cirebon: 23 orang
  • Indramayu: 22 orang
  • Tegal (Jateng): 14 orang
  • Kuningan: 13 orang
  • Bogor: 13 orang

Sinyal Positif Ekonomi dan Tantangan Tenaga Ahli

Kepala Disnakertrans Subang, Rona Mairansyah, menekankan bahwa dominasi tenaga kerja lokal ini mencerminkan kesiapan SDM Subang dalam menyambut industri teknologi tinggi. Namun, ia juga mengakui bahwa kebutuhan akan tenaga ahli spesifik masih banyak didatangkan dari luar daerah untuk mengisi posisi manajerial dan teknis tingkat tinggi.

“Ini adalah progres yang menggembirakan bagi ekosistem industri di Subang. Kami terus berupaya menjembatani antara kebutuhan perusahaan dengan ketersediaan kompetensi pekerja lokal agar angka penyerapan ini terus meningkat,” ujar Rona.

Manfaat kehadiran BYD dan VinFast bagi Subang:

  1. Multipliers Effect: Meningkatkan daya beli masyarakat di sekitar kawasan industri.
  2. Transfer Teknologi: Memberikan kesempatan bagi putra daerah untuk mempelajari teknologi kendaraan listrik terbaru.
  3. Peningkatan PAD: Kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui sektor pajak dan retribusi industri.

Subang Menuju Pusat EV Nasional

Dengan total 616 warga Subang yang sudah bekerja di BYD dan VinFast, Kabupaten Subang semakin memantapkan posisinya sebagai pusat pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Sinergi antara pemerintah daerah dan investor diharapkan dapat terus menciptakan lapangan kerja berkualitas dan berkelanjutan di masa depan.